Ketika Kemampuan Bicara Menjadi Modal Masa Depan Generasi Muda

KOTA MUNGKID – Kemampuan berbicara dan menyampaikan gagasan menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Workshop Sustainable Development Goals (SDGs) yang diselenggarakan oleh tim mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bagi siswa SMA N 1 Kota Mungkid pada 8 September 2026 di SMA N 1 Kota Mungkid. Kegiatan ini mengangkat topik “Public Speaking sebagai Future Skill untuk Pendidikan, Organisasi, Dunia Kerja, dan Ruang Digital”. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa kemampuan berkomunikasi bukan hanya diperlukan ketika berbicara di depan kelas, tetapi juga menjadi keterampilan yang dapat menunjang berbagai aktivitas pendidikan, organisasi, dunia kerja, dan kehidupan di ruang digital. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk pengembangan diri dan persiapan menghadapi masa depan.

Pelaksanaan workshop berlangsung secara interaktif dengan membahas public speaking sebagai salah satu keterampilan yang dapat dikembangkan sejak bangku sekolah. Materi yang diberikan mengarahkan siswa untuk memahami pentingnya menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, percaya diri, dan sesuai dengan situasi maupun audiens. Dalam lingkungan pendidikan, kemampuan tersebut dapat diterapkan ketika melakukan presentasi dan menyampaikan pendapat. Dalam organisasi, public speaking diperlukan untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi, maupun berkoordinasi dengan anggota lain. Sementara itu, dalam dunia kerja dan ruang digital, kemampuan berkomunikasi menjadi bagian dari proses menyampaikan informasi, membangun relasi, serta mempresentasikan ide secara efektif.

Antusiasme peserta terlihat ketika siswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan public speaking secara langsung. Siswa didorong untuk berani berbicara dan menyampaikan gagasan di hadapan orang lain dengan memperhatikan cara penyampaian yang baik. Praktik tersebut memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengembangkan kepercayaan diri sekaligus melatih kemampuan mengorganisasikan gagasan agar dapat disampaikan dengan mudah dipahami oleh audiens. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kemampuan public speaking tidak hanya berkaitan dengan keberanian untuk berbicara, tetapi mencakup kemampuan memilih kata, mengatur penyampaian, memahami audiens, serta menyesuaikan komunikasi dengan kebutuhan dan konteks yang dihadapi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PK UNY dan SMA N 1 Kota Mungkid turut mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Pengembangan keterampilan public speaking menjadi bagian dari pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan nyata. Di sisi lain, penguasaan kemampuan komunikasi sejak usia sekolah dapat menjadi salah satu bekal bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan kebutuhan organisasi, dunia kerja, dan perkembangan ruang digital. Dengan demikian, kegiatan workshop diharapkan dapat mendorong siswa untuk terus mengembangkan kemampuan berbicara sebagai salah satu future skill yang mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai kesempatan dan tantangan di masa mendatang.